Cara Membuat Umpan ongol ongol patin


Cara membuat umpan patin dengan menggunakan ongol ongol.

Untuk membuat ongol ongol yang sering di pake untuk umpan galatama patin sebenarnya sangatlah mudah tetapi kalau kita tidak tahu pastilah terasa sulit dan perlu di peraktekan.
sebenarnya ada beberapa cara untuk membuat ongol untuk umpan patin diantaranya adalah sebagai berikut : 
1) Cara Pembuatan Ongol-Ongol(cendil)dari sagu atau tepung kanji:
- Sagu 2 Sendok Makan full / muncung.
- Air air 2/3 glass atau satu gelas aqua kurang seperempat.
- Essence atau oplosan yang sudah di siap kan.lihat oplosan patin master disini.

  2)cara buat ongol ongo atau cenil dari hunkwe:
- Hunkwe  2 sendok makan .
- Air 2/3 glass aqua.
- Essence atau oplosan yang sudah di siap kan.lihat oplosan patin master disini.


  3) Cara Pembuatan Ongol-Ongol(cendil) Ketiga:
- Tepung Ketan 1/4 Kg.
- Tepung Maizena 1/2 Bungkus.
- Air Secukupnya.
- Essence atau oplosan yang sudah di siap kan.lihat oplosan patin master disini.


cara memasak ongol ongolnya sbb:

didihkan air sambil kita mencampurkan Bahan Tepung Ongol-Ongol(cendil) dengan air dan dengan essence yang telah disiapkan dikocok dalam pelastik sampai merata dan ikat agak longar jangan sampai ada udara dalam pelastik karean nanti setelah panas plastik akan mengembang dan setelah air yang kita masak mendidih kita celupkan plastik yang berisi bahan Ongol-Ongol(cendil) yang telah kita kocok rata  dengan oplosan atau essenya kedalam air mendidih tersebut lebih kurang 10menit setelah itu kita angkat dan biarkan dingin bisa juga di dingin kan dengan air dingin direndam biar dinginya lebih cepat . setelah dingin maka Ongol-Ongol(cendil) sudah siap di pakai.

Komentar

  1. Teriamkasih atas artikelnya, dan jangan lupa kunjungi kami di https://goo.gl/KxQHnC

    BalasHapus
  2. mlam gan,saya mau nnya ni
    gan,yg si maksud takaran1cc
    itu ukran, gimana gan, terimakasi sebelumnya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara membuat Oplosan Umpan Patin Jitu Sendiri

Cara Memancing Ikan Patin